
BAC 2026: Fajar/Fikri taklukkan wakil tuan rumah
Ningbo, 9 April 2026
MD-R16: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (5) vs Chen Bo Yang/Liu Yi (China) 21-17, 25-23
Fajar Alfian:
Alhamdulillah bersyukur, bisa menyelesaikan pertandingan dengan lancar, dengan kemenangan juga. Pertandingan yang tidak mudah ya, pasangan tuan rumah luar biasa, mereka memiliki speed power yang sangat bagus juga. Di gim kedua tentunya kami tertinggal tadi 11-5, tapi kami bisa membalikkan keadaan. Kami terus mencoba berbagai cara untuk mengejar poin yang ketinggalan itu.
Yang pasti kami ingin terus menampilkan yang terbaik ya, hari demi hari kami merasa lebih enak bermain, lebih lepas. Semoga besok juga bisa lebih enjoy lagi, lebih lepas lagi untuk bisa maju ke babak selanjutnya.
Dan yang terpenting recovery dan istirahat kami harus maksimal.
Muhammad Shohibul Fikri:
Gim pertama kami menguasai di lapangan, kami bis lebih banyak menyerang dan mereka pun berada dalam posi tekanan. Berbeda di gim kedua, dari poin 5-5 tadi kami melakukan banyak kesalahan dan itu bikin mereka lebih percaya diri lagi. Tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengejar.
MD – R16: Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi vs Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-Nga (Thailand) 22-20, 15-21, 21-15.
Ali Faathir Rayhan:
Game pertama kami kalah start jadi sempat ketinggalan 5-6 poin. Untuk pola permainan kami lebih mau main no lob pendek karena lawan pola no lob panjangnya lumayan bagus.
Devin Artha Wahyudi:
Sangat senang dan sangat bangga, akhirnya ada kans untuk bertemu dengan ranking satu dunia besok. Jika bertemu Kim Won Ho/Seo Seung Jae dari saya pastinya mau menjaga dari segi istirahat, pikiran dan kesiapannya harus lebih dari biasanya karena tidak gampang melawan nomor satu dunia.
Sebagai pemain dengan pegangan tangan kiri keuntungan yang kami dapatkan mungkin lawan akan mendapatkan bola yang terbalik namun tergantung lawan juga akan membaca permainannya seperti apa.
MD – R16: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei) 14-21, 21-18, 15-21.
Sabar Karyaman Gutama:
Hari ini Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik walaupun belum bisa menang, tetapi kami sudah mencoba yang terbaik.
Lawan tidak mudah dimatikan, dari bola bawah dan defence mereka juga tahan. Mungkin karena sering bertemu dan ketat terus jadi tidak mudah untuk melawan mereka.
Moh Reza Pahlevi Isfahani:
Tadi di game ketiga, kami terlalu buru-buru karena di game kedua kami banyak dapat poinnya dari main satu-satu dulu. Di pertengahan game ketiga karena ketat kami terburu-buru ingin bermain no lob, ternyata lawan lebih siap.
Evaluasi kami ke depannya, harus ditingkatkan lagi daya tahan dan fokusnya disaat poin-poin akhir, Karena kami banyak lengah disana. (*)