
All England 2026: Tiwi/Fadia dan Ana/Trias Dipaksa Kerja Keras Sejak Awal
Birmingham, 4 Maret 2026
WD-R32: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi vs Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan (Chinese Taipei) 21-16, 22-20
Siti Fadia Silva Ramadhanti:
Pertandingan hari ini alhamdulillah kami bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Tadi di gim pertama kami sudah enak banget ya mainnya, hanya di gim kedua kami terlalu mengikuti pola permainan lawan jadi buru-buru dan banyak mati sendiri.
Pasangan Chinese Taipei punya antisipasi yang bagus, pemain depannya punya postur yang tinggi jadi kami sempat kesulitan di bola-bola setengah ke depannya.
Ya pastinya senang bisa main di All England dengan Tiwi, Insya Allah akan tetap terus bersama dia. Ada rasa excited tahun ini karena tahun-tahun sebelumnya kan ya ada aja kan kendalanya. Sekarang kami mau enjoy di sini.
Amallia Cahaya Pratiwi:
Setelah tertinggal cukup jauh di gim kedua, kami coba inisiatif untuk sedikit mengubah pola permainan, kami juga mencoba membalikkan lagi pola permainan seperti awal yang kami mainkan.
Harapan kami bisa bermain dengan baik, bisa bermain maksimal di setiap match-nya, kalau hasil pasti akan mengikuti.
WD-R32: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Polina Buhrova/Yevheniia Kantemyr (Ukraina) 19-21, 21-15, 21-19
Febriana Dwipuji Kusuma:
Walau menang tapi pertandingan hari ini mainnya bukan yang kami inginkan ya. Maksudnya apa yang kami siapkan malah tidak jalan karena selalu terbawa permainan lawan. Mereka main panjang-panjang dan kami selalu meladeninya dan itu malah menyusahkan.
Besok kami harus lebih tenang lagi dari awal dan harus terarah dengan pola yang mau dimainkan. Tidak boleh berubah-ubah.
Meilysa Trias Puspitasari:
Karena All England pertama pasti ada tegang saat masuk lapangan tapi setelah itu berusaha untuk dilawan dan dikontrol. Perbedaan yang paling terasa buat saya adalah warna karpetnya yang abu-abu.
Hari ini mainnya panjang jadi paling penting sekarang recovery maksimal untuk persiapan besok di 16 besar. (*)