SEA Games 2025: Beregu Putri Sukses Segel Medali

Pathum Thani, 7 Desember 2025

Babak Perempatfinal: Indonesia 3-0 Myanmar
WS1: Putri Kusuma Wardani vs Thet Htar Thuzar 17-21, 22-20, 21-13
WS2: Gregoria Mariska Tunjung vs Eaint Chit Phoo 21-9, 21-7
WD1: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Su Latt/Khaing Thin Zar 21-10, 21-6
WS3: Mutiara Ayu Puspitasari vs Lin Lin Htet Tidak Dimainkan
WD2: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari vs Egar Myar/Eaint Chit Phoo Tidak Dimainkan

Putri Kusuma Wardani:
Hari ini ada tekanan sedikit yang saya rasakan, lawan bermain dengan baik di gim pertama dan berlanjut di gim kedua. Saat tertinggal cukup jauh di gim kedua tapi berkat dukungan dari teman-teman di belakang dan mas Imam (Tohari) sebagai pelatih jadi saya terus berusaha untuk tidak mau kalah.

Saya pernah bertemu dengan lawan ini sebelumnya, memang kekuatan tangan, pukulan dan permainan depannya cukup bagus. Di gim kedua itu saat tertinggal, saya hanya coba masuk dulu bolanya karena sepanjang laga dari gim pertama dan kedua banyak mati yang konyol, yang seharusnya tidak mati.

Gregoria Mariska Tunjung:
Puji Tuhan bisa membawa tim Indonesia unggul 2-0. Tadi saya merasa mainnya bisa nyaman dan semoga motivasi untuk terus menyumbang poin untuk Indonesia bisa berlanjut di pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Karena ini pertandingan pertama pastinya saya rasa masih banyak penyesuaian di lapangan. Saya tidak mau gampang puas karena lawan akan semakin naik levelnya, semakin sulit jadi saya akan lebih mempersiapkan diri lagi.

Bertahun-tahun sebagai tunggal pertama memang saya merasa ada tekanan tersendiri karena selalu menjadi pembuka match, hal bagus juga untuk Putri hari ini karena tadi di situasi sulit akhirnya bisa menang.

Dan akan banyak beregu-beregu ke depan jadi semoga dengan hal ini Putri yang sekarang menjadi tunggal pertama bisa belajar, dulu saya juga ada penyesuaian yang dialami dan bisa dibilang agak struggle karena harus menghadapi tunggal terbaik dari negara lawan dengan target menyumbang poin.

Rachel Allessya Rose:
Pertandingan hari ini kami bisa menang, senang bisa menyumbang poin dan menjadi penentu. Ini yang selalu jadi keinginan kami untuk terus menghasilkan angka untuk Indonesia.

Selain itu, tadi kami mencoba adaptasi dengan lapangan, mencoba-coba pola dan pukulan agar bisa lebih enak untuk pertandingan selanjutnya.

Besok kalau diturunkan dan melawan Malaysia, kemungkinan kami akan bertemu Pearly (Tan)/Thinaah (Muralitharan). Kami akan menyiapkan semua hal, pasti akan capek tapi kami siap melawan mereka.

Febi Setianingrum:
Ini pertama kali saya turun di ajang SEA Games, rasanya memang berbeda, vibes-nya berbeda dan keinginan untuk menangnya lebih tinggi dengan dukungan teman-teman di belakang. Senang dapat kesempatan ini.

Besok harus lebih fokus, lebih siap bermain cepat dan permainan no-lob dan defensenya dikuatkan. (*)

Leave a Reply