Denmark Open 2025: Putri Melaju, Alwi dan Gregoria Tertahan

Odense, 14 Oktober 2025

WS-R32: Putri Kusuma Wardani vs Anmol Kharb (India) 21-9, 21-14

Putri Kusuma Wardani:
Anmol walaupun masih usia junior tapi minggu lalu dia bisa mendapatkan hasil yang cukup bagus dengan sukses ke semifinal Arctic Open. Makanya dari awal saya coba mengontrol permainan, terus memainkan pola yang saya mau.

Di gim pertama alhamdulillah berjalan lancar, saya bisa bermain normal tapi di gim kedua ada posisi menang angin jadi di awal sampai tertinggal 4-9 itu pengembalian saya banyak keluar tapi setelah itu saya adjust permainan saya dan berhasil membalikkan keadaan. Sedangkan Anmol bila banyak diajak rally, dia masih kurang sabar dan ingin cepat mematikan jadi malah melakukan unforced errors.

Lusa melawan Tomoka harus menyiapkan ketahanannya karena pemain Jepang punya kelebihan di sisi keuletan dan lebih antisipasi di bola atasnya yang cukup tajam. Walau di beberapa pertemuan saya bisa menang tapi harus waspada penuh karena pastinya dia juga tidak mau kalah lagi.

MS-R32: Alwi Farhan vs Ng Ka Long Angus (Hong Kong) 10-21, 16-21

Alwi Farhan:
Saya rasa permainan saya sangat mengecewakan hari ini, dimulai dari start awal yang terlambat sampai akhir laga tidak bisa benar-benar fight back. Bukan alasan tapi memang saya merasa ada rasa kurang nyaman di bagian hamstring. Terlepas itu saya mengakui kekalahan dan selamat untuk Ng Ka Long.

Persiapan sudah cukup baik sebenarnya tapi disayangkan saya tidak bisa mengeluarkan kemampuan saya yang terbaik. Setelah ini saya mau fokus dulu untuk pemulihan hamstring lalu kembali lebih kuat. Semoga di French Open sudah bisa 100%.

WS-R32: Gregoria Mariska Tunjung (8) vs Kirsty Gilmour (Skotlandia) 7-21, 14-21

Gregoria Mariska Tunjung:
Kirsty bermain sangat baik hari ini, dia sangat mengetahui kekurangan saya dan saya tidak cukup cepat untuk mengantisipasi kecepatannya. Kirsty terlihat sangat siap.

Saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan bermain monoton. Saya tidak bisa mengubah strategi sehingga kehilangan poin dengan cara yang sama, coba mengubahnya tapi tetap tidak konsisten.

Tidak ada takut atau trauma dari Vertigo yang saya alami beberapa waktu ini, saya tidak terlalu memikirkannya. Kondisi membaik tapi memang tadi penampilan saya di lapangan kurang baik.

Saya bersyukur bisa kembali berkompetisi setelah terakhir di Kejuaraan Dunia di Paris jadi saya mau menjaga kondisi saya agar tetap fit dan sehat. Saya mau meningkatkan performa lebih baik lagi, saya mau dapat hasil lebih baik di turnamen berikutnya. (*)

Leave a Reply