Arctic Open 2025: Daya Juang Luar Biasa Rachel/Febi

Vantaa, 9 Oktober 2025

WD-R16: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (3/Jepang) 14-21, 29-30

Rachel Allessya Rose:
Banyak pelajaran yang didapat hari ini. Tadi main kami sudah maksimal, sudah mencoba semuanya. Kami juga bisa lebih sabar, tidak bisa terburu-buru dan asal mengembalikan bola. Bersyukur walau hasilnya belum sesuai yang diinginkan.

Di gim pertama sampai jelang akhir gim kedua itu, terutama saya merasa ketika mereka dapat poin dari serangan, saya juga bisa tapi malah jadi terburu-buru dan berantakan polanya. Padahal kalau lebih sabar, berani adu rally kami ternyata diuntungkan.

Sayang memang tadi di poin terakhir, servis lob Rin sudah saya baca tapi pengembaliannya kurang kencang jadi tidak bisa menyebrang.

Evaluasinya kami harus mempertajam penyelesaian akhir, mengatur pola dan ritme juga harus lebih ditingkatkan.

Febi Setianingrum:
Di gim kedua, setelah tertinggal 3-11 dan 11-19, kami hanya berpikir untuk mengejar bola kemanapun dan tidak mau mati. Satu poin demi satu poin lebih tenang.

Kematangan lawan memang membuat mereka memang bisa lebih mengontrol diri secara emosi, tidak boleh terlalu menggebu-gebu ingin mematikan. Saya dan Rachel harus belajar hal ini. (*)

Leave a Reply