
Kejuaraan Dunia 2025: Fajar/Rian Lolos Dari Tekanan, Leo/Bagas Menang Nyaman
Paris, 26 Agustus 2025
MD-R32: Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (INA) (4) vs Hung Kuei Chun/ Lui Chun Wai (HKG) 14-21, 21-11, 22-20
Fajar Alfian:
Lawan bermain sangat confident, nothing to lose, tanpa beban dan beberapa kali serangan-serangan dari lawan tidak dapat kami kembalikan. Game kedua kami berusaha untuk menguasai bola depan dan akhirnya kami bisa menang cukup jauh.
Game ketiga sempat kejar mengejar angka, sempat ketinggalan 16-20, kami sebenarnya sudah pasrah tetapi kami masih mau terus mencoba, salah satunya dengan flick service ke pemain yg tinggi, itu bisa dapat dua poin. Terus saya juga banyak di depan dan Rian di belakang, jadi tidak banyak memberikan ruang untuk lawan menyerang di poin-poin kritis.
Pastinya ke depannya lawan siapapun kami harus fight dan tidak boleh lengah karena kejutan sangat bisa terjadi di kejuaraan ini. Saya berharap setelah kemenangan krusial ini, kami bisa bermain lebih baik lagi.
Muhammad Rian Ardianto:
Ini pertandingan pertama setelah terakhir di Indonesia Open jadi touch dan suasana pertandingannya masih belum dapat karena tetap beda antara pertandingan dan latihan. Saya berharap setelah pertandingan ini performa saya bisa lebih baik lagi.
MD-R32: Leo Rolly Carnando/ Bagas Maulana (INA) (10) vs Eloi Adam/Leo Rosi (FRA) 21-8, 21-9
Leo Rolly Carnando:
Lawan sebenarnya cukup baik dan juga sebagai tuan rumah, tetapi kami memang terus mau menekan dan tidak mau lengah dari awal.
Keadaan lapangan berbeda pada saat latihan dan sekarang, dari segi angin dan shuttlecock nya lebih kencang.
Bagas Maulana:
Persiapan di babak 16 besar menghadapi Kim Won Ho/Seo Seung Jae, kami kalah di final All England 2025 jadi kami ingin membalaskan kekalahan, apalagi saat ini mereka adalah peringkat nomor satu dunia, tentunya ini akan memberikan kami motivasi untuk tampil sebaik mungkin. (*)