(Liga Mahasiswa 2014) UPI Lewati Hadangan Berat
Jakarta – Tim putra bulutangkis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung mencetak kemenangan meyakinkan atas tim Universitas Negeri Jakarta dengan skor 4-1 pada pertandingan penyisihan grup A putaran final Liga Mahasiswa (LIMA) Badminton yang digelar di Hall Bulutangkis Asia Afrika, Jakarta, Jumat (30/5). Sukses menundukkan tim terkuat sesama grup membuat wakil kota Bandung ini optimistis bisa lolos ke babak semifinal karena dua lawan berikut secara kualitas ada dibawah tim ibu kota yang baru mereka kalahkan.
“Hasil ini membuat kami yakin bisa lolos ke semifinal karena dua lawan tersisa tidak sekuat UNJ yang sejak awal adalah pesaing terkuat di grup ini”, kata Cahya Adinata, pelatih UPI Bandung usai pertandingan.
Kemenangan UPI ditentukan melalui pemain triple Gaos A, M ridwan dan Setya yang menundukkan Bayu Hangga Buana, Ibnu Yunshor Amar dan Novian dengan skor 21-17, 29-27.
Sejak awal, pertandingan partai ketiga ini berlangsung ketat, trio UNJ yang sadar mereka harus merebut kemenangan tampil ngotot. Namun, UPI juga tidak mau melepaskan game ini kendati mereka sudah unggul 2-0 dari dua game sebelumnya. Kengototan itu terlihat pada set kedua yang harus diakhiri dengan skor letat 29-27 untuk kemenangan UPI.
Sebelumnya. UPI sudah lebih dahulu unggul 2-0. Kemenangan itu disumbangkan tunggal pertama Setia S yang menang atas Ibnu Yunshor Amar dengan angka 21-16,21-12, dan pasangan ganda Fadhlan A, Fazha N yang menundukkan ganda UNJ Bayu Hangga Buana dan Yakub dengan skor 21-19, 19-21,21-19
Pada pertandingan keempat yang tidak lagi menentukan, tunggal kedua UNJ Yakub berhasil memetik kemenangan atas Angga GP dua set langsung 21-12,21-18. Pada game kelima atau terakhir, UPI kembali memetik kemenangan lewat pemain ganda Gaos A dan M. Ridwan yag menang dengan skor 21-17,12-21,21-16 atas pasangan Bayu Hangga Buana dan Fajar Arie Mangun.
Sesuai jadwal.UPI akan menghadapi STIK Pasundan dan Trisakti pada laga kedua dan ketiga yang semuanya akan digelar Sabtu (31/5) besok di tempat yang sama.
Sejak awal, UPI sudah mematok target harus memenangi pertandingan ini karena UNJ adalah lawan terkuat di pool A.” Makanya kami menurunkan tim terkuat yang kami miliki,”imbuh mahasiswa tingkat terakhir Fakultas Pendidiikan Olahraga dan Kesehatan ini Modal mereka untuk menang dan lolos ke sampai ke final dan merebut gelar juara cukup mumpuni. “Para pemain kami rata-rata adalah pemain klub yang rutin latiha, sehingga kami tidak harus melakukan persiapan khusus, ujar sang pelatih.
Terkait peluang untuk merebut gelar juara, runner up tahun lalu ini juga cukup yakin akan mampu merebutnya. Pasalnya secara kekuatan, pemain yang mereka turunkan kali ini lebih baik daripada tahun lalu itu. Disamping iti, mereka melihat lawan berat mereka yakni juara bertahan tahun lalu tim Universitas Budi Luhur (UBL ) Jakarta tidak sebagus tahun lalu saat keluar sebagai juara
Hal itu terlihat saat mereka dipaksa menyerah oleh Unikom Bandung dengan skor 2-3 pada game pertama pool B. Achmad Hafiz yang menjadi tunggal pertama UBL harus menyerah menyerah dua set langsung kepada lawannay M. Hidayat dengan skor telak 6-21,6-21. UBL berhasil menyamakan skor menjadi 1-1 setelah ganda Anindyo Pradana dan Aditya Sunarya sukses menundukkan Ramadhan AG dan Gugus PS dengan skor 21-14,21-14. Namun Unikom kembali membukukan kemenangan pada game ketiga dari nomor triple. Trio Apit rosyidin Ivandi DP dan Sandy berhasil menumbangkan trio UBL M. Fajar Wibawa, Fadrian Yanuar Arifin dan Dimas Galih dengan skor 21-17,21-17.
Namun UBL belum menyerah, pemain tunggal Anindyo Pradana yang turun pada partai keempat nomor tunggal sukses membungkam Ramad