Taufik Ditundukkan Gade

 

Tunggal putra nomor satu Indonesia, Taufik Hidayat, kali ini harus mengakui keunggulan lawan yang sekaligus temannya asal Denmark, Peter Hoeg Gade. Taufik dikalahkan Gade dalam permainan dua game 17-21, 15-21. Dengan demikian Gade berhak maju ke semifinal Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011.

 

Taufik yang kini berada di peringkat tiga dunia ini tadi tampak banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu. Beberapa poin yang diperoleh Gade adalah buah dari kegagalan Taufik menyeberangkan bola ataupun pukulannya yang terlalu memanjang ke belakang.

 

“Saya bermain kurang fokus sehingga banyak mati sendiri, sementara Gade hari ini bermain bagus,” kata Taufik usai pertandingannya.

 

Sebaliknya, Gade yang merupakan pemain gaek berusia 34 tahun ini bermain sangat rapi dan hal ini tampaknya cukup merepotkan Taufik. “Saya tidak kaget dengan permainannya Gade, dia memang pemain yang bagus, konsisten meskipun sudah berusia 34 tahun,” tambah Taufik.

 

Gade sendiri ketika ditanya mengenai pertandingannya hari ini mengatakan bahwa ia senang bisa mengalahkan Taufik. “Tidak terbayang sebelumnya saya bisa mengalahkan Taufik di ‘kandang’ nya sendiri,” kata Gade. “Saya berhasil menerapkan taktik dilapangan pada hari ini, itulah kunci kemenangan saya. Jika ingin mengalahkan Taufik di ‘kandangnya’ , maka saya harus bermain seperti ini,” tambahnya.

 

Di nomor tunggal putri, Adriyanti Firdasari juga gagal melangkah ke semifinal setelah kandas ditangan pemain asal Cina, Jiang Yanjiao dalam dua game langsung 23-25, 14-21. Firda sebenarnya sudah sempat menciptakan game point terlebih dahulu, namun Jiang menyusul dan justru akhirnya memenangkan game tersebut.

 

“Saya tadi memang sempat unggul, namun di poin kritis dia menyerang terus dan banyak menurunkan bola,” ujar Firda usai bertanding.

 

Menurut Firda sendiri, serangan Jiang sebetulnya tidak begitu berbahaya, namun permainannya sangat rapi. “Dia pemain yang memiliki pukulan yang bagus, dan permainannya rapi,” tambahnya.