Tontowi Ahmad Juara Dunia, Desa Selandaka Dilanda Demam Bulu Tangkis
(Jakarta, 28/8/2013) Kemenangan Tontowi Ahmad yang bersama Liliyana Natsir meraih gelar ganda campuran di Kejuaraan Dunia 2013 ternyata menginspirasi banyak orang termasuk warga di kampung halamannya di Desa Selandaka, Kecamatan Sumpiuh, Banyumas.
Demam bulu tangkis pun melanda daerah ini, seperti dituturkan orangtua Tontowi, kini semakin banyak anak-anak di desanya yang bermain bulu tangkis demi menjadi juara seperti Tontowi.
“Kemenangan Tontowi membawa virus bulu tangkis. Banyak anak-anak di sini yang bermain bulu tangkis sampai malam hari, mereka ingin seperti Tontowi” ujar Masruroh, ibunda Tontowi yang ditemui disela-sela kirab Juara Dunia 2013.
Pada acara kirab pun terlihat antusiasme masyarakat Banyumas begitu luar biasa menyambut para juara dunia 2013. Hal ini tentunya menyentuh hati orangtua Tontowi yang tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya melihat sang anak dielu-elukan masyarakat atas deretan prestasi yang membanggakan.
“Tentunya senang karena Tontowi juara. Sejak kecil bapaknya sudah ingin Tontowi jadi juara. Setelah Tontowi jadi juara, banyak yang meninitipkan anaknya untuk dilatih bulu tangkis” tambah Masruroh.
Sementara itu, Tontowi juga merasa terharu dengan sambutan hangat yang diberikan masyarakat Banyumas kepadanya. Ia berharap prestasi yang diraihnya tak berhenti hingga di sini saja.
“Semoga akan ada arak-arakan berikutnya. Acara seperti ini mengingatkan momen ketika saya masih kecil, saat melewati GOR Antikaraya, saya merasa terharu, banyak keluarga yang datang dan membuat orangtua bangga” tutur Tontowi, pemain asal PB Djarum ini.