Polytron Indonesia Open 2026: Dari Kevin Sanjaya Hingga Alwi Farhan, Begini Keseruan Meet and Greet di Polytron Indonesia Open

Jakarta, 5 Juni 2026

Gelaran Polytron Indonesia Open 2026 tidak hanya menjadi panggung pertarungan sengit para pebulutangkis kelas dunia di dalam lapangan. Di luar arena pertandingan, panitia penyelenggara berhasil menyulap area luar Istora menjadi area sportainment yang memanjakan para pengunjung.

Sejak pintu gerbang dibuka, pengunjung langsung disambut dengan atmosfer festival khas bulutangkis yang meriah. Konsep outdoor activity tahun ini benar-benar dirancang untuk semua kalangan, mulai dari anak muda hingga keluarga.

Bagi pengunjung yang ingin menguji ketangkasan, berbagai booth games interaktif tersedia dengan beragam hadiah menarik. Deretan booth makanan dan minuman dari UMKM lokal juga tersedia dengan berbagai pilihan menu dan tentunya harga yang ramah di kantong.

Suasana semakin hidup dengan adanya panggung hiburan musik yang menghadirkan penampilan live band setiap harinya. Bagi keluarga yang membawa anak-anak, tersedia kids area yang aman dan nyaman, serta berbagai spot foto Instagrammable yang tersebar di setiap sudut area untuk mengabadikan momen keseruan menonton turnamen level Super 1000 ini.

Salah satu magnet utama yang paling dinanti oleh para penggemar adalah kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para atlet idola melalui sesi Meet and Greet. Hari giliran Kevin Sanjaya Sukamuljo yang hadir menyapa penggemar. Meski sudah tak aktif bermain, kehadirannya tetap memancing histeria dan sambutan luar biasa meriah dari para pecinta bulutangkis. Kevin hadir bersama mantan pelatihnya, coach Sigit Budiarto di booth Djarum Foundation.

Kevin juga sempat menonton langsung pertandingan ganda putra antara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melawan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Jepang). Pertandingan dimenangkan Raymond/Joaquin dengan skor 16-21, 24-22, 21-18.

“Pastinya Raymond/Joaquin punya potensi untuk bisa naik ke atas dan mereka juga sudah membuktikan bisa juara di salah satu turnamen, terus cukup sering masuk semifinal dan lain sebagainya. Jadi, potensi itu ada, tinggal bagaimana mereka bisa kembangkan terus dan bisa juara,” komentar Kevin soal Raymond/Joaquin.

“Ya mereka punya tipikal permainan sendiri, menurut saya kelebihan mereka adalah dari sisi keberaniannya, fighting spirit-nya,” ungkap Kevin saat disinggung Raymond/Joaquin banyak dibilang permainannya seperti the Minions, julukan bagi Kevin dan mantan pasangan mainnya, Marcus Fernaldi Gideon.

Kevin bahkan sempat ditodong pertanyaan apakah ia mau comeback main bulutangkis lagi. Seraya tertawa mendengar pertanyaan ini, Kevin pun memberikan jawaban.

“Untuk saat ini belum lah. Belum, tapi kan enggak ada yang enggak mungkin. Enggak ada yang tahu. Kita enggak boleh bilang enggak akan kan? Tapi untuk saat ini belum,” kata Kevin sambil melempar senyum.

Kevin juga memuji penyelenggaraan turnamen kali ini yang ramai dipenuhi para pecinta bulutangkis. Ditambah lagi berbagai fasilitas dan hiburan di area Istora yang menambah daya tarik turnamen ini.

Keseruan berlanjut di berbagai booth sponsor di mana legenda hidup bulutangkis Indonesia, Hendra Setiawan, memasak mie instan di booth Indomie, yang langsung dikerumuni pengunjung.

Para bintang muda seperti Raymond/Joaquin dan Alwi Farhan juga ikut menyapa para penggemar di booth Polytron dan HSBC. (*)

Leave a Reply