
Polytron Indonesia Open 2026: Adnan/Indah dan Amri/Nita Diadang Wakil China
Jakarta, 4 Juni 2026
XD-R16: Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (1/China) 14-21, 21-17, 18-21
Adnan Maulana:
Sangat disayangkan ya, kami kurang bisa mengontrol pada saat sudah mepet poinnya di game ketiga. Pas dari tertinggal jauh itu kan, kami mainnya nothing to lose saja dan malah dapat ritmenya.
Indah Cahya Sari Jamil:
Pastinya belum puas karena masih kalah tapi kami sudah mencoba yang terbaik. Kami harusnya bisa sedikit lebih tenang ketika poinnya sudah dekat, kayak di poin 17-18 tadi game ketiga.
Evaluasinya kami harus mengurangi buang-buang bola yang harusnya tidak mati. Kami terlalu banyak bola yang harusnya cuma masuk aja tapi kurang sedikit. Kecil-kecil tapi itu yang mempengaruhi banget di level seperti ini.
XD-R16: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Guo Xin Wa/Chen Fang Hui (6/China) 17-21, 9-21
Amri Syahnawi:
Sebenarnya game pertama sudah cukup baik, startnya sudah bagus tapi ada kesalahan-kesalahan yang kami buat dan itu bikin mereka percaya diri untuk ngelakuin skill-nya mereka, kemampuannya mereka. Akhirnya kita banyak dapat pressure. Kami juga tidak bisa keluar dari tekanan, kami buangnya jadi salah sendiri, jadi mati-mati sendiri. Itu yang bikin kita enggak percay diri di awal game kedua.
Hari ini kami banyak kalah dari service dan terima service, ini yang harus diperbaiki.
Nita Violina Marwah:
Variasi tempo service mereka cukup mengganggu saya. Kadang dipercepat, kadang diperlambat. Karena kadang ada yang kami baru siap, mereka udah service. Terus ada yang kami sudah benar siap tapi sama mereka dilamain dulu, jadi itu lumayan ganggu lah. (*)