
BAC 2026: Devin/Faathir sempat tegang pada debutnya di Kejuaraan Asia
Ningbo, 8 April 2026
MD – R32: Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi vs Solomon Jr. Padiz/Julius Villabrille (Filipina) 21-19, 21-12.
Devin Artha Wahyudi:
Main di BAC pastinya senang, karena ini levelnya BWF super 1000 jadi termasuk pertandingan yang besar apalagi hari ini bisa menang.
Keunggulan lawan tadi, bola atas mereka cukup kencang, namun dari kami sendiri juga banyak melakukan kesalahan karena tegang. Target kami mau main bagus dulu.
Ali Faathir Rayhan:
Pertandingan hari ini lumayan tegang karena dari hawa dan juga venue-nya beda banget karena levelnya juga super 1000, Alhamdulillah tadi bisa dilewati.
Untuk pola permainan yang penting tidak bermain monoton dulu aja, tadi kami lebih ke adaptasi lapangan dan enakin permainannya dulu.
MD – R32: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin vs Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju (Korea) 21-11, 15-21, 23-25.
Raymond Indra:
Mainnya lumayan oke, hanya hasilnya kurang maksimal. Di poin-poin terakhir kami banyak mengangkat bola jadi kami banyak terserang.
Antisipasi kami terhadap lawan mengira akan banyak menyerang, namun di game pertama lawan malah melambatkan tempo dan bermain satu-satu.
Nikolaus Joaquin:
Di game pertama kami kaget dengan pola lawan, kami telat antisipasi. Di game kedua kami mencoba bermain sesuai tempo permainan kami dan itu berhasil.
Memang di game ketiga cukup ketat, kami kejar-kejaran poin dan di setting poin pun kami tidak pernah memimpin. Di poin akhir Itu mungkin ada faktor keberuntungan juga namun kami juga banyak mengangkat bola jadi musuh kans menyerangnya lebih besar dari kami.
Lawan memiliki keunggulan dibagian bola-bola drive dan Kang Min Hyuk di depannya nutup, serta defence di arah badannya mereka cukup baik dibandingkan kita buat lari-lari.
MD-R32: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (5) vs Dev Ayyappan/Dhiren Ayyappan (Uni Emirat Arab) 21-12, 21-9
Fajar Alfian:
Pertama-tama alhamdulillah bersyukur dikasih kelancaran hari ini. Dan senang juga setelah All England, kurang lebih satu bulan ya kami kembali lagi ke lapangan untuk bertanding.
Pertandingan tadi, kami ingin menyesuaikan kondisi lapangan karena kondisi lapangan juga berbeda dengan latihan, suasana atmosfernya. Dan juga kami tadi lebih bermain bagaimana bisa enakin dulu permainan di, meraba-raba kondisi lapangan dan shuttlecock.
Untuk besok, lawan Chen Bo Yang/Liu Yi, mereka finalis tahun lalu jadi pasti punya rasa percaya diri yang luar biasa tapi kami juga ingin mengeluarkan kemampuan terbaik untuk menang.
Muhammad Shohibul Fikri:
Setelah ini yang pasti dari segi recovery-nya kami harus lebih baik lagi. Karena walaupun tadi tidak begitu capek, tetap harus dijaga. Persiapan besok, nanti kami akan bicara dengan pelatih dan sambil lihat video lawan, bagaimana strategi untuk besok melawan pasangan tuan rumah.
MD-R32: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich (Thailand) 21-9, 21-12
Moh Reza Pahlevi Isfahani:
Alhamdulillah bersyukur bisa melewati pertandingan hari ini dengan baik. Karena di akhir-akhir turnamen kemarin juga kami agak kurang baik hasilnya. Jadi sebisa mungkin di pertandingan kali ini harus memperbaiki kesalahan-kesalahan.
Sabar Karyaman Gutama:
Pastinya kepercayaan dirinya lebih karena kami latihannya sangat intens di pelatnas, kami dapat kesemparan persiapan di sana. Dan tadi juga coba memperbaiki kesalahan kemarin di All England. Alhamdulillah bisa berbuah manis di babak pertama ini, mudah-mudahan bisa konsisten terus di babak-babak berikutnya.
Latihan di pelatnas pasti kualitasnya, speednya semua beda. Kami satu sama lain levelnya hampir di level yang sama jadi daya juang, daya bersaingnya benar-benar sangat kompetitif. (*)