
Swiss Open 2026: Tiga Ganda Campuran ke Perempatfinal, Pesan Satu Tempat di Semifinal
Basel, 12 Maret 2026
XD-R16: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu (3) vs Jimmy Wong/Lai Pei Jing (Malaysia) 21-8, 21-11
Jafar Hidayatullah:
Alhamdulillah bisa menang, lancar tanpa cedera. Hari ini memang lebih baik, jarang mati sendiri dan bisa lebih mengontrol juga, makin enak mainnya dari kemarin.
Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu:
Dibandingkan pertandingan kemarin, hari ini memang lebih baik. Sudah lebih nyaman juga feelingnya sama lapangannya.
Di sisi lain lawan banyak mati sendiri. Mereka drop jadi terlihatnya kami mendominasi padahal tidak juga.
Harapan pasti semuanya maunya setiap match menang ya, main bagus dan sehat juga. Cuma yang lebih penting adalah step-by-step per babak bagaimana caranya kami mengatasi dengan baik supaya hasil target yang diinginkan bisa tercapai.
Saya senang dengan warna baju yang dipakai ini. Warna hijau adalah warna kesukaan saya ditambah dapat sepatu yang warnanya matching dan saya punya strap Whoop warna hijau juga jadi seru pakai ini di lapangan.
XD-R16: Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang (Chinese Taipei) 21-16, 21-19
Adnan Maulana:
Alhamdulillah berjalan lancar, diberi kemenangan juga. Tapi dari permainan, harus banyak yang ditingkatin lagi untuk di perempatfinal.
Hari ini kami memang sudah menyiapkan untuk bermain menekan terus. Jangan kasih angin ke mereka.
Besok di perempatfinal coba dimaksimalkan lagi saja permainan kami.
Indah Cahya Sari Jamil:
Kami tidak boleh terlalu terburu-buru, bola yang harusnya gampang, yang harusnya tidak mati, tadi ada beberapa kali malah mati. Itu harus dikurangi untuk laga besok.
Pasangan Taipei kalau dikasih angin biasanya jadi rapat dan balik berbahaya. Tadi di gim kedua mereka juga sempat mengejar tapi kami coba fokus untuk jaga poinnya agar tidak tersusul.
XD-R16: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah (8) vs Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh (Chinese Taipei) 21-19, 15-21, 21-17
Nita Violina Marwah:
Sebenarnya ada kesempatan untuk menang dua game langsung hanya di gim kedua kami banyak melakukan kesalahan. Mereka juga bermain lebih menyerang, Liu Kuang Heng terus melancarkan full smash, tidak seperti di gim pertama hanya setengah-setengah smash-nya lalu Jheng Yu Chieh mempercepat permainan depannya dan kami terlambat antisipasi.
Di gim ketiga kami sudah tahu dan jagain bolanya, mereka juga tidak mengubah pola jadi kami bisa netralin terus.
Besok bertemu Adnan/Indah, secara permainannya kita juga sudah sama-sama tahu. Seperti biasa kalo ketemu teman sendiri ya siapa yang siap, itu yang bakal menang.
Amri Syahnawi:
Setelah interval gim ketiga kami unggul 11-7, saya pikirannya agak kendur sedikit maksudnya lebih mau tenang tapi malah jadi kendur dan tersalip. Rasa takut pun muncul dan mereka tambah berani mainnya. Dalam hati ada keraguan tapi kami berdua coba mengatasi, coba main tanpa beban dan memaksa untuk menggunakan pola yang memang kami unggul. Alhamdulillah berhasil.
Tidak menyangka juga permainan mereka seperti ini karena saat nonton video mereka mainnya agak berbeda. (*)