
Thailand Masters 2026: Fadia/Tiwi ke final perdana
Patumwan, 31 Januari 2026
WD – SF: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti [8] vs Kaho Osawa/Mai Tanabe [4] (Jepang) 21-23, 21-12, 21-15.
Amallia Cahaya Pratiwi:
Game pertama kami banyak tertekan, kami buru-buru dan nafsu untuk bermain kencang-kencang sedangkan lawan kalau dikasih bola panjang-panjang kencang itu enak buat balikannya karena mereka di posisi menang angin, jadi kami kalau mau defence agak susah payah. Beruntung di akhir game pertama kami sudah menemukan pola permainannya dan kami terapkan di game berikutnya dan Alhamdulillah berjalan dengan baik.
Masuk final, pastinya senang. Ini pertandingan kedua saya dengan ka Fadia dan bisa sampai final. Tetapi ini belum selesai, masih ada partai puncak. Kami harus bermain lebih baik lagi.
Siti Fadia Silva Ramadhanti:
Game kedua kami lebih tenang sama lebih yakin. Di game pertama kami sempat buru-buru dan ada tengangnya juga, namun setelah itu di game kedua kami berkomunikasi dengan pelatih untuk lebih tenang dan yakin lagi.
Besok pastinya harus lebih siap cape lagi dan fokusnya harus tahan lagi karena lawan China, pola main mereka kurang lebih sama seperti kami jadi kami harus lebih yakin aja.
WD – SF: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari [5] vs Bao Li Jing/Li Yi Jing [7] (China) 11-21, 21-16, 15-21.
Meilysa Trias Puspitasari:
Hari ini kami belum bisa kasih yang terbaik, lawan hari ini bermain bagus. Tadi lawan bermain rapi dan tidak banyak mati sendiri.
Untuk evaluasi, kami harus bermain lebih berani lagi ke depannya.
Febriana Dwipuji Kusuma:
Di game ketiga kami sudah mencoba untuk tidak bermain hati-hati dan bermain lebih nekat, namun malah mati sendiri. (*)