
BWF World Tour Finals 2025: Jafar/Felisha Menangi Laga Pamungkas Fase Grup
Hangzhou, 19 Desember 2025
XD-Group B Matchday 3: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Goh Soon Huat/Lei Shevon Jemie (Malaysia) 21-17, 21-17
Jafar Hidayatullah:
Alhamdulillah, pertama-tama bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera, sekaligus meraih kemenangan pertama kami di World Tour Finals 2025. Akhirnya bisa menang juga. Dari segi permainan, mungkin belum bisa dibilang yang terbaik. Lawan juga cukup banyak melakukan kesalahan sendiri, begitu juga kami. Jadi kami lebih fokus untuk mengontrol permainan. Namun secara keseluruhan, ini memang belum permainan terbaik dari kami hari ini.
Saya cukup senang bisa tampil di World Tour Finals. Ini debut pertama kami, jadi rasanya sangat senang dan bersyukur bisa merasakannya. Memang hasil akhirnya belum seperti yang kami harapkan karena kami harus gugur dan tidak bisa lolos dari fase grup. Tapi kami terima hasil ini dan menjadikannya pelajaran. Semoga ke depannya kami bisa lebih kuat lagi, terutama untuk tahun depan.
Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu:
Tadi saat sudah unggul cukup jauh, kami sempat sedikit mengubah pola permainan dan cenderung lebih bertahan. Padahal, poin-poin justru banyak kami dapat ketika bermain menyerang tanpa terlalu banyak lob. Lawan juga bukan pemain biasa, mereka punya banyak cara untuk mencari poin dan tetap berusaha meskipun tertinggal cukup jauh. Menurut saya, hal seperti itu wajar terjadi dalam pertandingan, tetapi memang sebaiknya tidak sampai terulang. Ke depan ini akan jadi bahan evaluasi agar tidak terjadi lagi.
Evaluasi terbesar menurut saya adalah konsistensi, terutama saat menghadapi pasangan-pasangan top four. Dari segi permainan, sebenarnya kami bisa mengimbangi tetapi di poin-poin akhir sering kali konsistensinya menurun sehingga lawan bisa langsung menjauh. Itu yang sejak awal tahun sering terjadi setiap kali bertemu pasangan top four. Jadi, bagi saya, konsistensi di momen-momen krusial itu yang harus jadi fokus evaluasi utama. (*)