
wondr by BNI Indonesia IC 2025: Putra/Daniel dapat perlawanan sengit
Yogyakarta, 19 November 2025
MD – R32: Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino [1] (Indonesia) vs Goh Boon Zhe/Wong Vin Sean (Malaysia) 16-21/21-17/21-19.
Daniel Edgar Marvino:
Alhamdulillah hari ini dikasih kemenangan tanpa cedera. Tadi kami main sangat ragu-ragu dan kurang enak, terutama di saya pribadi tadi dari defence dan drivenya tidak in.
Kami selalu terserang, bola setengah kami tercegat terus. Kami ambil poin dari balik menyerang dan variasi servis.
Kami tidak mau memikirkan hasil kemarin, tidak mau bawa-bawa hasil juara kemarin. Kami mau fokus lagi dari awal. Step by step lagi, semoga besok diberikan kemenangan.
Muh Putra Erwiansyah:
Baru pertama kali main pagi dan hawanya beda dibanding main siang atau sore. Sebenarnya kalau latihan juga kami biasa pagi, tetapi kalau pertandingan baru kali ini dan mainnya jadi kurang tenang, buru-buru dan kaku.
Lawan cukup bagus, mereka lebih tenang dan bisa mengatur berbeda dengan kami, mungkin karena kami lagi di posisi tertekan jadinya terburu-buru.
MD – R32: Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi [7] vs Ho Wen-Hsun/Lee Chang Lung (Chinese Taipei) 21-11/15-21/21-17.
Ali Faathir Rayhan:
Game pertama kami memegang kendali permainan, lebih safe, lebih unggul depannya serta bisa menyerang terus. Game kedua sempat terbawa permainan lawan dan terburu-buru jadinya pukulannya tidak terarah. Lalu di game ketiga kami mencoba untuk kembali seperti game pertama, bermain lebih safe lebih rapi jadi bisa pegang depan duluan.
Devin Artha Wahyudi:
Kendala tadi kami tidak bisa memegang pola main di game kedua, musuh juga mengubah pola main yang awalnya kencang-kencang menjadi banyak menaruh bola di depan dan kami mainnya jadi tidak safe dan mudah buang-buang bola.
Tadi Lee Chang Lung defencenya lumayan bagus, namun kami juga mainnya masih belum enak dan banyak mati sendiri.
Untuk besok harus lebih jaga fokus dan hawa pertandingannya, karena main dua turnamen secara berturut-turut. (*)