wondr by BNI Indonesia International Challenge 2025: Devin/Faathir Belum Terbendung

Yogyakarta, 13 November 2025

MD – R16: Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi [8] vs Aaron Tai/Tan Zhi Yang (Malaysia) 14-21/21-18/21-13.

Ali Faathir Rayhan:
Game pertama sempat kalah start dan kurang greget jadi ketinggalan dan kalah.

Persiapan jelang laga tadi saya lebih yakin aja sama kemampuan sendiri jadi tadi mainnya lebih enak dan lepas.

Target kami juara tapi kami mau main step by step saja. Untuk lawan sendiri kami mewaspadai senior kami di Pelatnas sekaligus unggulan pertama Muh Putra Erwiansyah/Daniel Edgar Marvino.

Devin Artha Wahyudi:
Game kedua kami mengubah pola dari yang tadinya banyak main depan jadi panjang-panjang, sempat terkejar dan tertinggal 16-18, di situ kami kembali ke pola awal untuk panjang-panjang dan akhirnya bisa menang.

Di game ketiga sebelum interval kami tertekan dan pola kami kembali seperti game pertama, namun setelah interval kami tahu sedang kalah angin jadi kami panjang-panjangin dan lawan malah terbawa pola kami.

Tadi ada kakak saya nonton, ini menambah motivasi saya untuk menang.

MD – R16: Verrell Yustin Mulia/Adrian Pratama vs Reinard Dhanriano/Ade Yusuf Santoso 16-21/20-22.

Verrell Yustin Mulia:
Puji Tuhan bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera, di game pertama sebenarnya dari segi pola main kami sudah dapat namun ada beberapa hal yang kami seharusnya bisa lebih mengantisipasi dari membaca bola dan pukulan-pukulannya.

Lawan tadi lebih senior harusnya kami lebih tahu mereka mainnya bagaimana. Game terakhir kami sudah menemukan pola yang pas namun kami kurang sabar sedikit padahal strateginya sudah ketemu.

Pindah ke ganda putra dan berpasangan dengan Adrian saya sendiri belum 100% klop, namun saya selalu cari cara untuk beradaptasi dengan cepat, namun untuk segi main sendiri saya sudah mulai dapat.

Adrian Pratama:
Bisa melaju sampai ke babak 16 besar, kami harus latihan lagi dari sabarnya, fisik, daya tahan di lapangan dan tadi lawan lebih berpengalaman jadi kami bisa ambil pelajaran yang bagus-bagus dari mereka.

Untuk persiapan jelang Indonesia IC pekan depan, pertama dari mental, lebih mau capek dan nambah lagi motivasi agar bisa terus kasih yang terbaik. (*)

Leave a Reply