
Korea Open 2025: Kemenangan Penting Amri/Nita, Tidak Diikuti Jafar/Felisha
Suwon, 25 September 2025
XD-R16: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (6/Jepang) 21-19, 21-14
Amri Syahnawi:
Alhamdulillah bisa menang, lega bisa revans lawan mereka. Tadi kami bermain dari awal terus mempercepat tempo, kami tidak mau kalah speed dengan lawan tapi memang resikonya jadi pertandingan yang cukup melelahkan, resiko yang harus diambil. Selain itu, kami bermain nothing to lose.
Bisa mengalahkan unggulan yang sudah juara Super 500 dan top 10 pasti berpengaruh pada kepercayaan diri kami. Semoga dari sini kami bisa terus bermain lepas tanpa beban.
Nita Violina Marwah:
Di gim pertama saat sudah unggul dan memasuki akhir-akhir, saya mainnya malah terburu-buru, ingin cepat menyelesaikan tapi malah itu menguntungkan buat mereka. Kak Amri dan pelatih terus meningatkan saya untuk lebih tenang, lebih sabar.
XD-R16: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) 24-22, 19-21, 14-21
Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu:
Di pertandingan ini memang kesabaran, ketenangan dan power sangat berpengaruh. Ini pelajaran baru buat kami karena pertama kali ikut tiga turnamen beruntun jadi harus lebih pintar menjaga kondisi, menyiasati untuk tetap fit kondisi badannya, kondisi pikirannya, pola permainan di lapangan dengan keadaan yang sudah menurun. Itu masih menjadi kekurangan kami.
Selain itu, yang masih menjadi evaluasi adalah kami kalau buang poin tidak bisa satu atau maksimal dua, selalu beruntun. Kami harus bisa memecahkan persoalan ini ke depan.
Jafar Hidayatullah:
Pertahanan mereka kuat sekali di gim akhir gim kedua dan sepanjang gim ketiga. Tidak dipungkiri tenaga saya mulai terkuras jadinya main kurang sabar. Speed lawan juga sangat baik, sekali kami terkurung, sulit untuk keluar dari tekanannya. (*)