
Japan Open 2025: Tiga Ganda Campuran Tersisih
Tokyo, 17 Juli 2025
XD-R16: Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Tang Chun Man/Tse Ying Suet (3/Hong Kong) 17-21, 19-21
Gloria Emanuelle Widjaja:
Hari ini kami banyak mati sendiri, terima servis juga kurang bisa membuat posisi kami jadi menyerang, banyak tertebak bolanya dan posisi bertahan juga sedang kurang bagus, banyak bolong terutama di tengah di antara kami berdua.
Rehan Naufal Kusharjanto:
Saya bermain kurang tenang, terlalu banyak berpikir. Kami sudah berusaha tapi belum beruntung. Sebenarnya tidak lagi meraba-raba kekuatan lawan karena sebagai pasangan ini pertama kali kami bertemu Tang/Tse tapi saya dan kak Glo sudah sering bertemu dengan mereka sebelumnya tapi mereka memang lebih siap hari ini.
XD-R16: Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Hiroki Midorikawa/Natsu Saito (8/Japan) 21-23, 21-18, 14-21
Amri Syahnawi:
Secara pola permainan sebenarnya sudah masuk tapi lawan sangat sabar dan ulet. Mereka juga tidak mudah mati sendiri dan setiap pukulannya punya kualitas yang bagus.
Koreksi bagi kami berdua adalah harus bisa lebih konsentrasi di poin-poin kritis, sayang kan tadi di gim pertama sudah sempat unggul dan pegang game point juga tapi tidak bisa memanfaatkan.
Di gim ketiga kaki kanan saya bagian belakang ada masalah, terasa sakit yang membuat pergerakan tidak seleluasa dua gim selanjutnya.
Nita Violina Marwah:
Kami sudah mencoba semua apa yang kami bisa hanya di poin-poin kritis harus diperbaiki. Tadi ada servis mati, itu tidak boleh lagi. Dan rasa beraninya yang harus ditingkatkan juga konsisten di saat rally harus benar-benar tahan fokus dan telaten buat mengarahkan bola.
XD-R16: Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (4/Malaysia) 21-17, 16-21, 12-21
Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu:
Hari ini memang di awal kami bisa mengontrol jalannya pertandingan tapi di gim kedua lawan mengubah pola lalu bola kami tertebak semua jadi tidak bisa keluar dari tekanan. Mencari celah mereka memang tidak mudah, pengembalian bolanya harus benar-benar sempurna baru ada kesempatan.
Toh Ee Wei lebih memegang permainan depan dari saya sehingga mereka punya posisi serangnya lebih sering dan lebih enak. Dari pertemuan sebelumnya, kesalahan kami masih sama, belum bisa diperbaiki.
Jafar Hidayatullah:
Bola pertama, kedua dan ketiga dari servis mereka sangat bagus. Sangat susah dinetralisir. Di gim ketiga juga kami tidak terlalu berani untuk mengangkat bola karena Chen Tang Jie punya smash yang kencang. (*)