Kumamoto Masters 2024: Tiga Ganda Putra Kompak Menang

Kumamoto, 12 November 2024

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Fang-Chih Lee/Fang-Jen Lee (Chinese Taipei) 15-21, 21-15, 21-13

Leo Rolly Carnando:
Alhamdulillah hari ini bisa menang walaupun tidak mudah. Di gim pertama kami kecolongan start apalagi kami belum terbiasa dengan kondisi lapangan yang berangin dan bola yang susah dikontrol. Kami harusnya bisa beradpatasi lebih cepat tapi tadi harus menunggu dulu sampai gim pertama selesai. Hal yang tidak boleh terulang lagi.

Mas Bagas hari ini juga bisa membuat saya tenang untuk bermain di depan, jadi dia bisa cover lapangan belakang dengan baik.

Bagas Maulana:
Di gim kedua dan ketiga kami mengubah pola, Leo juga lebih mempercepat permainan depan dan bermain lebih tenang. Di gim pertama kami banyak melakukan kesalahan.

Kami juga bersyukur bisa terhindar dari Daniel/Fikri di babak pertama. Kan undian awal saling ketemu karena ada yang mundur jadi berubah. Sayang saja kalau harus langsung bertemu di awal-awal. Kami mau mencari poin ranking sama-sama.

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (3) vs Chen Zhi Yi/Presley Smith (Amerika Serikat) 25-23, 21-11

Muhammad Rian Ardianto:
Di gim pertama harus diakui start kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan juga bermain bagus di posisi yang menang angin, menekan dan menyerangnya mereka lebih enak. Pengembalian kami banyak yang agak tanggung dan itu memudahkan mereka meraih angka.

Besok ada hari libur sebelum ke 16 besar tapi kami akan gunakan untuk latihan. Dari pertandingan ini kami harus mengembalikan feeling-feeling pukulan lagi.

Fajar Alfian:
Cukup terkejut dengan permainan lawan, kami belum pernah bertemu sebelumnya. Di gim pertama pertahanan kami cukup rapuh, kurang maksimal. Tapi kami tidak mau menyerah, mencoba satu demi satu untuk mengejar.

Tadi kami akhirnya mencoba memanjangkan bola dulu dan dari sana bisa dapat banyak poin. Di gim kedua, kami sudah lebih nyaman bermainnya.

Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin (8) vs Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh (Chinese Taipei) 21-13, 16-21, 21-17

Muhammad Shohibul Fikri:
Alhamdulillah mengucap syukur masih diberikan kemenangan. Jujur saya pribadi cukup tegang apalagi setelah kalah di gim kedua lalu tertinggal di gim ketiga. Berusaha untuk menghilangkan tegangnya.

Semua pasangan pasti punya peluang untuk menjadi yang terbaik. Kami harus optimis dan percaya diri.

Daniel Marthin:
Pelajaran buat kami untuk tidak lengah terutama masuk ke gim selanjutnya ketika di gim pertama sudah unggul jauh. Bumerang untuk kami sendiri. Kami harus bisa konsisten dari awal sampai akhir, tidak boleh meremehkan.

Lawan mempunyai tangan yang kuat dan permainan yang rapat. Kami tadi bisa keluar dari tekanan dan balik mengontrol pertandingan di poin-poin akhir gim ketiga. (*)

Leave a Reply