(Asian Games 2014) Linda Terhenti, Bellaetrix Melaju

(Incheon, 23/9/2014)
Langkah Linda Wenifanetri di nomor bulutangkis perorangan Asian Games 2014 harus terhenti usai dikalahkan unggulan dua, Wang Yihan (Tiongkok), 16-21, 16-21.

Laga kedua pemain sempat berlangsung imbang. Di game pertama, skor Linda dan Yihan tak pernah terpaut jauh hingga kedudukan 8-8. Namun Linda beberapa kali salah mengantisipasi bola yang ditempatkan Yihan di sudut-sudut lapangan.

Di game kedua, Linda kembali tertinggal 6-11 pada jeda interval. Yihan yang mempercepat permainan, terus menyerang pertahanan Linda. Peraih medali perak Olimpiade London 2012 ini juga sering mendapat kesempatan menyerang dari bola-bola tanggung pengembalian Linda.

"Sebetulnya Linda sudah menerapkan permainan yang benar, posisinya juga sudah enak. Tetapi finishing-nya terlalu buru-buru dan kurang tenang. Lalu servis Linda juga masih sering naik dan Yihan suka diberi bola servis tinggi," kata Marlev Mainaky, pelatih tunggal putri pelatnas prestasi PBSI.

"Di game kedua, Linda masih terbawa permainan di game pertama, padahal posisinya dia kalah angin, jadi banyak bola-bolanya yang tanggung dan kurang variasi. Yihan jadi percaya diri melihat Linda tak ada perubahan, padahal di awal permainan saya lihat Yihan agak kurang yakin mainnya," jelasnya.

Dengan hasil ini, nomor tunggal putri tinggal menyisakan Bellaetrix Manuputty di babak kedua. Bella lolos ke babak kedua setelah mengalahkan Nangsal Tamang dari Nepal, 21-5, 21-17.

"Lawan Bella kelasnya masih jauh dibawah dia. Tapi Bella belum bisa mengatasi soal angin, sampai lawan dapat poin hingga 17 di game kedua. Ini menjadi problem buat pemain kami, mereka kurang bisa mengatasi padahal lawan juga mengalami hal yang sama. Namun hal-hal seperti ini bisa membuat pemain kami gampang goyang, ini yang mesti diperbaiki," ungkap Marlev soal penampilan Bella.

Pada babak kedua, Bella akan bertemu dengan pemain muda asal India yang juga peraih medali perunggu BWF World Championships 2014, Sindhu P.V (*)