(BCA Indonesia Super Series Premier 2014) Lukhi/Masita Naik Ojek ke Istora

(Jakarta, 17/6/2014)
 
Pasangan ganda campuran pelatnas, Lukhi Apri Nugroho/Masita Mahmudin mengaku kaget harus bertanding pada babak kualifikasi BCA Indonesia Open Metlife BWF World Premier Super Series 2014. Pasalnya, mereka baru mendapat kabar akan bertanding hari ini, melalui telepon selular. “Tadi pagi kami ditelepon saat latihan angkat besi. Pelatih menanyakan apakah siap untuk bertanding atau tidak,” ujar Lukhi.
 
Juara USM Internasional Series 2014 ini pun langsung bergegas menuju Istora Senayan, Jakarta. Dari Cipayung, pasangan muda ini berangkat menggunakan mobil namun macetnya ibukota membuat mereka memutuskan untuk naik ojek.
 
“Akhirnya, kami naik ojek supaya nggak telat,” ungkap Lukhi. Sesampainya di Istora mereka langsung bertanding berhadapan dengan Ardiansyah/Devi Tika Permatasari asal PB Berkah Abadi Banjarmasin.
 
Walaupun tanpa persiapan, mereka tetap berusaha bermain maksimal. “Iya memang kurang persiapan, tapi dilapangan harus tetap siap,” ujar Masita.
 
Sayangnya perjuangan menuju Istora belum terbalas, mereka kalah dari pemain yang lebih senior melalui pertarungan tiga gim dengan skor 18-21 21-14 12-21. Ardiansyah mengungkapkan bahwa sebenarnya pasangan pelatnas ini layak menang, ”Buktinya, mereka bisa merebut gim kedua, mereka hanya kurang pengalaman.”
 
Selanjutnya, Lukhi/Masita akan terus latihan untuk persiapan mengikuti turnamen di Solo, Jawa Tengah.(ptj)