(All England 2014) Pemain Indonesia Saling Berikan Dukungan

(Birmingham, 4/3/2014)
Meskipun pertandingan babak utama belum dimulai, namun para pemain-pemain Indonesia sudah berdatangan ke stadion National Indoor Arena pada Selasa (4/3) pagi.
 
Nitya Krishinda Maheswari, Greysia Polii, Della Destiara Haris, Anggia Shitta Awanda, Richi Puspita Dili dan Weni Anggraini terlihat duduk di kursi penonton dan mendukung rekannya yang sedang bertanding di babak kualifikasi All England Super Series Premier 2014, Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah.
 
Tak hanya sekedar menonton, para pemain-pemain Indonesia ini juga meneriakkan dukungan agar Suci/Tiara tampil lebih semangat. Suci/Tiara yang berhadapan dengan Wang Rong/Zhang Zhibo (Makau), akhirnya merebut tiket babak utama setelah menang straight game, 21-9, 21-15.
 
“Kami memang sengaja ke sini untuk memberikan dukungan pada Suci/Tiara yang bermain di babak kualifikasi,” ujar Nitya yang dijumpai di stadion National Indoor Arena.
 
Selain menonton rekan-rekan yang sedang berjuang meraih tempat di babak utama turnamen bergengsi dengan total hadiah 400 ribu dollar AS ini, para pemain-pemain Indonesia juga menyempatkan diri untuk menonton pertandingan calon-calon lawan mereka di babak utama.
 
“Tim ganda putri memang sengaja saya arahkan untuk datang ke stadion di babak kualifikasi ini. Selain untuk mendukung temannya yang bertanding, mereka juga bisa mempelajari permainan bakal lawan nanti,” ungkap Endra Muliajaya, pelatih tim ganda putri.
 
Tak hanya sektor ganda putri dan ganda campuran yang mulai mengintip permainan lawan di turnamen ini, tetapi para pemain tunggal putri seperti Linda Wenifanetri dan Bellaetrix Manuputty melakukan hal yang sama.
 
Berdasarkan undian yang telah dirilis oleh BWF (Badminton World Federation), di babak pertama Linda akan bertemu dengan pemain jebolan kualifikasi 4, antara Kristina Gavnholt (Republik Ceko) atau pemain muda berbakat yang merupakan juara Japan Open Super Series 2013, Akane Yamaguchi (Jepang).
 
Sementara itu para pemain-pemain Indonesia juga menjalani sesi latihan di lapangan yang telah disediakan oleh panitia penyelenggara. Beberapa diantaranya juga menjalani latihan fisik ringan di pusat kebugaran yang tersedia di hotel tofisial tempat para atlet menginap. (*)