(BWF World Junior Championships 2013) Singkirkan Unggulan Kedua, Kevin/Masita Maju ke Final

(Bangkok, 2/10/2013)
Pasangan ganda campuran Kevin Sanjaya Sukamuljo/Masita Mahmudin berhasil melaju ke  final ajang BWF World Junior Championships 2013. Dalam pertarungan di Stadion Huamark, Bangkok, wakil Merah-Putih ini sukses menundukkan unggulan kedua, Liu Yuchen/Huang Dongping (China), 6-21, 21-17, 21-19.

“Kevin masih kecewa dengan kekalahan di ganda putra, hal ini berpengaruh pada psikologis nya, jadi mainnya belum lepas. Akan tetapi, kami salut dengan Kevin, saat tertekan, ia mampu melepas beban tersebut dan bermain dengan tenang. Kevin/Masita banyak meraih poin di permainan bola-bola pendek, di saat kritis mereka juga bisa mengontrol lawan,” jelas Sigit Budiarto, sang pelatih.

Kalah telak di game pertama, Kevin/Masita mencoba untuk bangkit dengan bermain lebih rapi dan memperkuat pertahanan di game kedua. Namun Liu/Huang yang terus menekan, lagi-lagi memimpin perolehan skor hingga 17-11. Kevin/Masita memperkecil ketertinggalan mereka dan balik memimpin 18-17 dan akhirnya memaksakan dimainkannya game penentuan setelah berhasil merebut game kedua, 21-17.

“Permainan kami benar-benar tidak bisa berjalan di game pertama, rasanya main belum lepas. Bola-bola depan saya juga langsung diserobot dengan cepat oleh Huang. Saat ketinggalan, kami tidak memikirkan berapa angkanya, yang penting main dan raih poin terus,” tutur Masita, pemain asal klub Jaya Raya Jakarta.

Pada game ketiga, perolehan skor berlangsung ketat. Sayang, Kevin/Masita lagi-lagi melakukan unforced error dan tertinggal jauh 11-17. Namun, seperti terjadi di game kedua, Kevin/Masita mampu mengumpulkan satu demi satu poin dan membuat tekanan menjadi berpindah ke Liu/Huang saat kedudukan match point 20-18. Satu pengembalian Huang yang menyangkut di net membuat Kevin/Masita meraih poin kemenangan.

“Saat masuk lapangan, saya sempat tidak yakin karena rasanya sudah tidak ada tenaga. Tetapi kami berusaha saja di lapangan, jangan buat salah terus dan raih poin demi poin. Lawan hari ini sebetulnya tidak terlalu berbahaya dibanding pasangan China lainnya yaitu Huang Kaixiang/Chen Qingchen yang akan menjadi lawan kami di final,” kata Kevin menambahkan.

Indonesia masih berpeluang menambah satu lagi wakil ke final lewat Ihsan Maulana Mustofa yang akan berhadapan dengan Heo Kwang Hee dari Korea. (*)