(Yonex-Sunrise Men’s Doubles Championships 2013) Gita Wirjawan Serahkan Penghargaan Kepada Eddy Hartono/Gunawan

(Jakarta, 22/8/2013) Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan menyerahkan penghargaan kepada Eddy Hartono/Gunawan sebagai pasangan Ganda Putra Legendaris versi Candra Wijaya International Badminton Center 2013. Acara berlangsung di hall bulu tangkis Asia Afrika, Jakarta, pada Kamis (22/8) sore.

"Pak Eddy/Gunawan ini usianya tidak jauh berbeda dengan saya, tapi prestasi beliau sudah banyak sekali. Mereka adalah sumber inspirasi, tak hanya cuma Ricky/Rexy dan Candra, semoga Eddy/Gunawan juga juga bisa menjadi motivasi untuk yang lain" kata Gita dalam sambutannya.

Eddy/Gunawan merupakan pasangan ganda putra yang punya segudang prestasi. Keduanya adalah peraih medali perak Olimpiade Barcelona 1992. Di tahun yang sama, duet Eddy/Gunawan juga membuahkan gelar juara All England.

"Terima kasih atas penghargaan yang telah diberikan kepada kami. Pesan saya kepada pemain-pemain muda, jangan pernah putus asa,
kalau ada kemauan pasti ada jalan" kata Gunawan yang kini berdomisili di Amerika Serikat.

"Kami berterima kasih atas penghargaan ini, semoga ini bisa memotivasi dan akan muncul bibit-bibit baru calon juara dunia. Selamat kepada PBSI atas raihan dua gelar juara dunia, semoga prestasi ini bisa dipertahankan. Namun masih banyak kejuaraan lainnya seperti Piala Thomas, saya percaya dengan kerja keras dan manajemen yang bagus, hal ini akan terwujud" ungkap Eddy, mantan pebulutangkis kelahiran Kudus, 19 Juni 1964.

Pemberian penghargaan ini dilangsungkan disela-sela turnamen Yonex-Sunrise Men’s Doubles Championships 2013 yang diprakarsai oleh Candra Wijaya, mantan pebulutangkis ganda putra yang juga peraih medali Olimpiade Sydney 2000 bersama Tony Gunawan.

"Saya berharap bulu tangkis Indonesia tetap bersinar di kancah internasional. Kita harus mensyukuri bahwa Indonesia memiliki sejarah bulu tangkis dengan pemain-pemain hebat seperti Eddy/Gunawan. Saya juga mengucapkan selamat kepada Pak Gita dan PBSI atas prestasi juara dunia 2013 yang diraih pasangan ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Sebelum berangkat ke Guangzhou, kami sempat memberi support kepada Hendra/Ahsan"
tutur Candra.

Candra juga berharap turnamen Yonex-Sunrise Men’s Doubles Championships 2013 ini dapat mencetak generasi-generasi ganda putra di masa yang akan datang. Turnamen berhadiah total 25 ribu dollar AS ini terdiri dari enam kategori usia yaitu U13, U15, U17, U19, dewasa (diatas 19 tahun) dan veteran (usia pemain dalam satu pasangan berjumlah diatas 85 tahun).

"Apa yang sudah dilakukan Candra lewat turnamen ini dalam lima tahun belakangan sangatlah luar biasa. Kejuaraan ini sudah membuahkan juara-juara baik di kancah nasional maupun internasional. Ini adalah bagian proses yang sangat terkait demgan PBSI untuk membuahkan para juara" ucap Gita.