(Asia Junior Championships) Konsentrasi Terbagi, Hanna Menyerah di Tangan Cina
(Kota Kinabalu, 12/7/2013) Pupus sudah harapan Hanna Ramadini untuk memenuhi targetnya ke babak semifinal Asia Junior Championships 2013. Hanna gagal merebut tiket perempat final setelah hari ini menyerah dari Qin Jinjing melalui pertarungan sengit rubber game, 21-18, 13-21, 18-21.
Penampilan Hanna cukup meyakinkan di game pertama, pukulan dan pertahanannya cukup kuat dan sulit ditembus Qin. Hanna kembali unggul hingga 7-3 pada game kedua, namun beberapa kesalahan beruntun dilakukan Hanna, Qin pun balik menekan. Sejak menyamakan kedudukan 10-10, Qin terus mengambil kendali permainan dan mengungguli Hanna.
Pada game kedua dan ketiga, Hanna sempat meminta pertolongan dokter pertandingan untuk menyemprotkan obat penahan rasa sakit pada engkel kirinya.
“Engkel saya memang ‘kecengklak’ sampai berkali-kali tadi. Sebetulnya ini sudah saya rasakan ketika bertanding di nomor beregu saat melawan Malaysia. Karena sakitnya belum sembuh benar dan dipaksa, makanya ‘kecengklak’ lagi. Saat itu konsentrasi saya terbagi dua, antara permainan dan engkel, jadi pergerakan saya lambat” ungkap Hanna.
“Secara permainan, saya merasa lebih unggul dari lawan. Dia memang bola-bolanya safe, tetapi harusnya saya bisa. Masih ada kesempatan di World Junior Championships, semoga saya bisa balas kekalahan saya” tutur pemain kelahiran Tasikmalaya, 21 Februari 1995 ini.
Dengan kekalahan Hanna, maka Indonesia sementara baru meloloskan dua wakilnya ke babak perempat final lewat pasangan ganda putra Arya Maulana Aldiartama/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Ihsan Maulana Mustofa di tunggal putra.
Dua wakil ganda putri masih akan berjuang ke perempat final, mereka adalah Rosyita Eka Putri Sari/Setyana Mapasa dan Uswatun Khasanah/Masita Mahmudin.