(Piala Sudirman) Kata Rexy Mainaky Soal Kekalahan dari China
(Kuala Lumpur, 21/5/2013) Indonesia gagal membuat kejutan saat berhadapan dengan tim China yang menjadi unggulan pertama di turnamen Piala Sudirman 2013. Pada penyisihan grup A sore ini, Indonesia tak dapat berbuat banyak dan menyerah 0-5. China pun memastikan diri menjadi juara grup.
“Memang faktanya kami kalah 0-5, tetapi ini bukan kemenangan yang muda bagi China, para pemain kami sudah berusaha maksimal. Pertandingan hari ini melawan China adalah sebuah ujian bagi tim, kami jadi punya pilihan dalam menentukan pemain yang akan diturunkan pada perempat final nanti” jelas Rexy Mainaky, Manajer Tim Indonesia.
Dua nomor yang dinilai Rexy tampil cukup baik adalah ganda putra dan tunggal putri. Kedua wakil yang diturunkan mampu memaksa pemain-pemain China untuk bertanding tiga gim dan menyulitkan mereka.
“Aprilia penampilannya cukup baik, dia mampu mengajak juara Olimpiade London 2012 untuk bermain rubber game. Aprilia juga tampil baik di turnamen India Superseries 2013 lalu, tapi dia belum stabil. Sementara Hendra/Angga ternyata juga bisa menjadi senjata kami” tutur Rexy yang juga menjabat Kabid Binpres PBSI ini.
Secara keseluruhan, Rexy menilai penampilan tim Indonesia sudah cukup baik pada hari ini. Meskipun kalah telah, Rexy masih memiliki optimisme yang tinggi terhadap tim Indonesia di babak perempat final.
Indonesia masih menanti hasil undian yang menentukan lawan di babak perempat final. Sebagai runner up grup, tim Indonesia akan bertemu dengan juara grup. Sehingga tak tertutup kemungkinan bagi Indonesia untuk kembali berjumpa dengan China.
“Kalau dilihat dari para juara grup, jika kita bertemu Taipei dan Denmark maka peluang kita cukup terbuka, dibanding bertemu dengan China” tambah Rexy.