(Indonesia GP Gold) Tiga Tunggal Putra Dipaksa Bermain Rubber Game
(Palembang, 27/9/2012) Tiga pemain tunggal putra Indonesia dipaksa bekerja keras oleh lawan-lawannya di babak ketiga Indonesia Open Grand Prix Gold 2012. Namun Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka dan Sony Dwi Kuncoro akhirnya lolos ke babak perempat final turnamen berhadiah total US$ 120,000 ini.
Hayom memastikan tiket delapan besar setelah menyingkirkan pemain muda Malaysia, Iskandar Zulkarnain Zainuddin dengan skor 21-12, 16-21, 21-17. Kondisi lapangan dengan angin yang kencang dirasakan Hayom cukup mempengaruhi permainannya hari ini.
“Masih terkendala angin seperti kemarin, saya dan lawan sama-sama tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik” ujar runner-up tunggal putra perorangan PON 2012 ini.
Senasib dengan Hayom, Simon yang diunggulkan di tempat pertama, harus berjuang tiga gim melawan Chen Yuekun untuk mengamankan tempat di perempat final. Meskipun diatas kertas Simon jauh lebih dijagokan, tetapi wakil asal China tersebut sempat merepotkan Simon dan mencuri gim pertama. Untungnya Simon mampu mengejar ketertinggalannya, ia berhasil memegang ritme permainan pada gim selanjutnya dan menang dengan skor 21-23, 21-12, 21-14.
“Pada gim pertama saya terlalu terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan. Padahal kondisi lapangan banyak angin, jadi banyak pukulan yang meleset. Tapi saya bersyukur hari ini bisa menang dan ke perempat final” kata Simon yang merupakan juara Indonesia Open Super Series Premier 2012 ini.
Mengikuti sukses dua rekannya, Sony juga berhasil keluar dari tekanan pemain asal Inggris, Andrew Smith, yang memaksanya bermain tiga gim dengan skor 14-21, 21-7, 21-13. Sony mengaku kesulitan untuk mengeluarkan permainan aslinya, karena seperti diutarakan Hayom dan Simon, bahwa kondisi lapangan cukup berangin dan ini cukup menyulitkan mereka.
“Saya bisa mengurangi kesalahan sendiri dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan pada gim kedua dan ketiga. Dengan angin seperti ini, kadang pemain tidak bisa bermain dengan pola aslinya. Kalau biasanya bermain rally, mungkin harus coba serang, kalau pola mainnya serang, mungkin harus lebih kuat lagi serangannya” kata Sony, juara Thailand Open Grand Prix Gold 2012 ini.
Selain Hayom, Simon dan Sony, sejumlah tunggal putra lainnya masih akan bertanding untuk memperebutkan tempat di perempat final. Hasil sementara babak ketiga nomor tunggal putra dapat diakses di sini.